PERINGATI HARI HEPATITIS SEDUNIA, ETANA GELAR VAKSINASI HEPATITIS A BERSAMA INSTITUSI PENDIDIKAN
Jakarta, 12 Agustus 2026 – PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) menyelenggarakan rangkaian kegiatan vaksinasi hepatitis A di sejumlah institusi pendidikan kesehatan dan rumah sakit dalam rangka peringatan Hari Hepatitis Sedunia. Sebanyak 570 peserta telah menerima vaksinasi melalui rangkaian ini, dengan pelaksanaan yang masih berlanjut. Rangkaian dibuka di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dilanjutkan di Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah, serta Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada.
Puncak kegiatan vaksinasi diselenggarakan di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM digelar dalam format seminar sekaligus vaksinasi. Kegiatan ini merupakan kolaborasi mahasiswa Program Studi Doktor angkatan 2024 bersama Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK-KMK UGM sebagai program pengabdian kepada masyarakat, dan mengangkat tema global Hari Hepatitis Sedunia 2026, "Let’s Break It Down". Sebanyak 375 dosis vaksin diberikan kepada sivitas FK-KMK UGM yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Kelompok usia mahasiswa dekat dengan jalur penularan hepatitis A yang umumnya berasal dari makanan dan air yang terkontaminasi. Secara klinis, hepatitis A pada kelompok dewasa cenderung menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan pada anak-anak.
"Kebutuhan perlindungan terhadap hepatitis A memang nyata, dan kami percaya edukasi serta vaksinasi tidak bisa dikerjakan sendirian. Karena itu Etana selalu terbuka berkolaborasi dengan siapa pun yang memiliki kepedulian yang sama, mulai dari rumah sakit, perguruan tinggi, organisasi profesi, komunitas olahraga, hingga pemerintah daerah," ujar Indra Lamora, Director Anti-Infectious and Vaccine Business Unit Etana.
“Hepatitis masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu ditangani di Indonesia, dan kampus dapat berperan lebih dari sekadar tempat belajar. Edukasi menjadi bentuk percontohan dan vaksin menjadi investasi jangka panjang untuk melindungi generasi selanjutnya," ujar Dr. dr. Sudadi, SpAn-TI, Subsp.N.An(K), Subsp.An.R(K), Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UGM.
“Program vaksinasi ini merupakan bagian dari komitmen Etana untuk memperluas akses masyarakat terhadap vaksin sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan kesehatan dan kemandirian industri farmasi dalam negeri,” tambah Indra.
Rangkaian kegiatan tahun ini merupakan kelanjutan dari program vaksinasi hepatitis A yang telah dijalankan Etana secara konsisten bersama beragam mitra di berbagai wilayah Indonesia. Jangkauan program ini terbentang dari Aceh hingga Lampung dan Yogyakarta, serta menyentuh kelompok masyarakat yang beragam. Bersama Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala, Etana menghadirkan pusat layanan vaksinasi bagi masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar. Di Jakarta, Etana bersama PrimaKu, Yayasan Cakra, dan Universitas Indonesia menyelenggarakan vaksinasi bagi anak-anak di Panti Asuhan Putra Utama 1, serta bekerja sama dengan RSPAD Gatot Subroto menjangkau karyawan, keluarga, dan masyarakat umum.
Di bidang olahraga, Etana bermitra dengan KONI Pusat menyelenggarakan vaksinasi hepatitis A bagi atlet muda, yang kemudian diperluas ke daerah bersama KONI DIY. Bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Etana menyalurkan 4.362 vial vaksin yang mencakup 1.000 dosis hepatitis A dan 3.362 dosis PCV-13. Etana juga aktif menggandeng organisasi profesi kesehatan seperti IDI, IDAI, dan Satgas Imunisasi Dewasa serta Anak dalam kegiatan edukasi bagi masyarakat awam maupun tenaga kesehatan.
Sekilas tentang Etana
Didirikan pada tahun 2014, Etana adalah perusahaan biofarmasi Indonesia yang meneliti, memproduksi, dan memasarkan terapi biologis untuk pasar Asia Tenggara. Dengan misi melayani pasien dalam menyediakan terapi berkualitas tinggi, terjangkau, dan inovatif, perusahaan telah membangun fasilitas produksi lokal mutakhir yang memenuhi standar FDA internasional dan Indonesia. Fasilitas tersebut mampu menghasilkan terapi biologis dengan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Etana bercita-cita menjadi perusahaan biofarmasi terkemuka di kawasan ASEAN melalui ekspansi agresif dalam kapasitas produksi dan pengembangan produk, dengan fokus utama pada produk onkologi dan vaksin.
Etana dipimpin oleh tim manajemen lokal yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan luar dan dalam negeri serta memiliki pengalaman yang kuat di industri biofarmasi, dan didukung oleh tim investor internasional dan perusahaan biofarmasi terkemuka. Etana bertujuan untuk menyediakan terapi yang inovatif namun terjangkau melalui produksi lokal, untuk mendukung program pemerintah Indonesia dan permintaan pasar yang lebih besar. Etana saat ini adalah perusahaan biotek terkemuka di Indonesia yang berkomitmen pada penelitian dan pembuatan monoclonal antibodi, mRNA, dan platform biologis lainnya.