ETANA DUKUNG PELUNCURAN KOMUNITAS HARAPAN INDONESIA DI MOMENTUM HARI KANKER PARU SEDUNIA 2026

Jakarta, 20 Agustus 2026 - PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) mendukung peluncuran Komunitas Harapan Indonesia yang bertepatan dengan peringatan Hari Kanker Paru Sedunia 2026. Peluncuran ini berlangsung bersama sesi Health Talk bertema “Spread Hope” dan melibatkan kolaborasi dengan Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) serta Srikandi Indonesia. Peluncuran ini dihadiri oleh Nathan Tirtana, Presiden Direktur Etana; Evie Wahyudi, Ketua Komunitas Harapan Indonesia; Dr. dr. Cosphiadi Irawan, Sp.PD-KHOM, FINASIM, Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Onkologi Indonesia; dan Yanti, Ketua Srikandi Indonesia.

 

Dukungan ini menempatkan Etana pada peran yang berada di luar pengembangan produk, yaitu penguatan ekosistem pendukung pasien. Komunitas Harapan Indonesia hadir sebagai ruang bagi pejuang kanker, penyintas, caregiver, keluarga, dan tenaga kesehatan untuk berbagi pengalaman, memperoleh informasi dan edukasi yang terpercaya, serta saling memberikan dukungan selama menjalani perjalanan menghadapi kanker.

 

“Di Etana, kami percaya bahwa menghadirkan inovasi di bidang kesehatan saja tidaklah cukup. Inovasi harus berjalan berdampingan dengan kepedulian, empati, dan kolaborasi agar benar-benar memberikan dampak bagi kehidupan pasien,” kata Nathan Tirtana, Presiden Direktur Etana. “Karena itu, kami melihat hadirnya Komunitas Harapan Indonesia sebagai langkah yang sangat bermakna. Tidak ada seorang pun yang harus menghadapi perjuangan melawan kanker seorang diri.”

 

Nathan menambahkan bahwa peduli bagi Etana bukan sekadar nilai, melainkan komitmen untuk membangun kolaborasi yang menghadirkan manfaat nyata. Dukungan perusahaan diarahkan tidak hanya melalui inovasi terapi, tetapi juga melalui dukungan terhadap komunitas pasien dan ekosistem kesehatan secara luas.

Etana memandang tantangan penanganan kanker sebagai persoalan yang tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, industri, komunitas pasien, dan masyarakat dinilai perlu berjalan bersama agar dampak yang dihasilkan lebih besar bagi para pejuang kanker di Indonesia.

 

“Begitu seseorang didiagnosis kanker, yang terbersit dalam pemikirannya adalah bahwa ini hukuman mati. Dengan support system yang baik dari keluarga, teman, dan lingkungan, rasa tertekan itu dapat dijembatani sehingga penderita kanker mulai melihat adanya harapan baru. Kami mengapresiasi PT Etana yang telah mendukung sepenuhnya terbentuknya komunitas bagi penyintas dan pasien kanker,” kata Dr. dr. Cosphiadi Irawan, Sp.PD-KHOM, Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Onkologi Indonesia.

 

Dr. dr. Cosphiadi Irawan, Sp.PD-KHOM, FINASIM menambahkan bahwa kanker dapat disembuhkan pada stadium awal, sementara pada stadium lanjut pengobatan diarahkan untuk mencapai masa bebas progresi penyakit melalui pilihan terapi yang kini mencakup terapi sistemik, terapi target, imunoterapi onkologi, hingga terapi sel. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berkonsultasi ke dokter bila terdapat gejala yang menetap lebih dari tiga minggu.

 

“Atas nama Komunitas Harapan Indonesia, saya mengucapkan terima kasih kepada Etana, Perhimpunan Onkologi Indonesia, dan rekan-rekan komunitas atas dukungan dan kolaborasinya sehingga acara ini dapat terlaksana. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang memperoleh akses terhadap informasi kesehatan yang benar dan dukungan emosional,” ujar Evie Wahyudi, Ketua Komunitas Harapan Indonesia.

 

Ke depan, Etana menyatakan komitmen untuk melanjutkan kolaborasi dengan komunitas pasien, organisasi profesi, dan mitra lain agar dukungan bagi pasien kanker dan keluarganya dapat menjangkau lebih banyak orang.

 

 Sekilas tentang Etana

Didirikan pada tahun 2014, Etana adalah perusahaan biofarmasi Indonesia yang meneliti, memproduksi, dan memasarkan terapi biologis untuk pasar Asia Tenggara. Dengan misi melayani pasien dalam menyediakan terapi berkualitas tinggi, terjangkau, dan inovatif, perusahaan telah membangun fasilitas produksi lokal mutakhir yang memenuhi standar FDA internasional dan Indonesia. Fasilitas tersebut mampu menghasilkan terapi biologis dengan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Etana bercita-cita menjadi perusahaan biofarmasi terkemuka di kawasan ASEAN melalui ekspansi agresif dalam kapasitas produksi dan pengembangan produk, dengan fokus utama pada produk onkologi dan vaksin.

 

Etana dipimpin oleh tim manajemen lokal yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan luar dan dalam negeri serta memiliki pengalaman yang kuat di industri biofarmasi, dan didukung oleh tim investor internasional dan perusahaan biofarmasi terkemuka. Etana bertujuan untuk menyediakan terapi yang inovatif namun terjangkau melalui produksi lokal, untuk mendukung program pemerintah Indonesia dan permintaan pasar yang lebih besar. Etana saat ini adalah perusahaan biotek terkemuka di Indonesia yang berkomitmen pada penelitian dan pembuatan monoclonal antibodi, mRNA, dan platform biologis lainnya.

 

Sekilas tentang Komunitas Harapan

Komunitas Harapan Indonesia merupakan wadah bagi pasien kanker, penyintas, caregiver, keluarga, serta masyarakat untuk saling terhubung, berbagi informasi, dan mendapatkan dukungan dalam menghadapi perjalanan kanker.

Hadir dengan semangat “Spread Hope”, Komunitas Harapan Indonesia berkomitmen membangun ruang yang suportif melalui berbagai kegiatan edukasi kesehatan, health talk, seminar, diskusi bersama tenaga kesehatan, serta aktivitas komunitas yang mendorong penguatan dukungan emosional dan sosial bagi pasien dan keluarga.

Karena dalam perjalanan menghadapi kanker, harapan tumbuh ketika kita tidak berjalan sendirian.

Mari Menjadi Bagian dari Komunitas Harapan Indonesia. Daftar disini: https://bit.ly/daftar-komunitasharapan

 

Lusy Andriani