ETANA DORONG INOVASI DAN KEMANDIRIAN VAKSIN NASIONAL

Jakarta, 2 Juni 2026 – PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) menegaskan kembali komitmennya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui inovasi dan pengembangan vaksin, khususnya vaksin Human Papillomavirus (HPV). Sebagai perusahaan biofarmasi yang berfokus pada produk kesehatan berkualitas tinggi, Etana terus menghadirkan solusi strategis untuk pencegahan kanker serviks, yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian perempuan di Indonesia.

Indra Lamora, Director of Vaccine and Anti Infectious Business Unit Etana mengatakan ‘’Kami terus berkomitmen menghadirkan inovasi vaksin yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Melalui pengembangan vaksin HPV, produksi lokal PCV-13, serta kehadiran vaksin meningitis yang kini telah resmi kami luncurkan, kami ingin berkontribusi nyata dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan kualitas hidup Masyarakat.”

Imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan paling efektif dalam mencegah penyakit menular. Etana terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi sekaligus mendukung kemandirian vaksin nasional.

Etana telah memproduksi vaksin PCV-13 dalam negeri untuk pencegahan pneumonia pada anak. Vaksin ini kini menjadi bagian dari program imunisasi nasional pemerintah Indonesia, sebagai langkah konkret menekan angka kesakitan dan kematian akibat pneumonia pada anak. Saat ini, Etana telah memperluas portofolio vaksinnya dengan menghadirkan vaksin meningitis. Vaksin ini diproduksi untuk mendukung kebutuhan imunisasi masyarakat luas, termasuk kelompok berisiko serta mendukung kelancaran ibadah bagi jemaah haji maupun umrah.

Etana berkomitmen memastikan setiap produk vaksin lokal yang dikembangkan memenuhi standar sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal(BPJPH). Langkah ini menjawab kebutuhan spesifik masyarakat Indonesia sekaligus memperluas penerimaan inovasi kesehatan secara nasional.

 

Keberhasilan program imunisasi membutuhkan sinergi lintas sektor. Etana aktif berkolaborasi dengan pemerintah, tenaga kesehatan, institusi riset, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi dan pemanfaatan vaksin berjalan optimal.

Dalam setiap tahap pengembangan, Etana menjunjung tinggi standar global terkait kualitas, keamanan, dan efikasi produk, untuk memastikan inovasi yang dihasilkan tidak hanya memenuhi regulasi nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.

Dengan visi jangka panjang memperkuat ekosistem bioteknologi Indonesia, Etana berkomitmen menjadi bagian dari solusi global dalam penyediaan vaksin yang inovatif, terjangkau, dan berkualitas tinggi.

Sekilas tentang Etana

Didirikan pada tahun 2014, Etana adalah perusahaan biofarmasi Indonesia yang meneliti, memproduksi, dan memasarkan terapi biologis untuk pasar Asia Tenggara. Dengan misi melayani pasien dalam menyediakan terapi berkualitas tinggi, terjangkau, dan inovatif, perusahaan telah membangun fasilitas produksi lokal mutakhir yang memenuhi standar FDA internasional dan Indonesia. Fasilitas tersebut mampu menghasilkan terapi biologis dengan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Etana bercita-cita menjadi perusahaan biofarmasi terkemuka di kawasan ASEAN melalui ekspansi agresif dalam kapasitas produksi dan pengembangan produk, dengan fokus utama pada produk onkologi dan vaksin.

Etana dipimpin oleh tim manajemen lokal yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan luar dan dalam negeri serta memiliki pengalaman yang kuat di industri biofarmasi, dan didukung oleh tim investor internasional dan perusahaan biofarmasi terkemuka. Etana bertujuan untuk menyediakan terapi yang inovatif namun terjangkau melalui produksi lokal, untuk mendukung program pemerintah Indonesia dan permintaan pasar yang lebih besar. Etana saat ini adalah perusahaan biotek terkemuka di Indonesia yang berkomitmen pada penelitian dan pembuatan monoclonal antibodi, mRNA, dan platform biologis lainnya.

Lusy Andriani